Jumat, 13 November 2015

Aplikasi Koperasi, Membantu Mengelola Laporan Keuangan

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng, Henky Mangkin, dalam .BIMTEK PembuatanBusiness Plan (22/10/2015) mengatakan bahwa hanya 15% Koperasi di Provinsi Kalteng yang layak disebut sebagai koperasi karena telah melaksanakan RAT. Artinya masih sangat banyak koperasi yang tidak jelas statusnya. Kendala tidak melaksanakan RAT adalah karena laporan pertanggungjawaban keuangan yang tidak sesuai dengan semestinya laporan keuangan koperasi. [ref]

Mengingat masih banyak pelaku Koperasi yang belum mampu membuat laporan pertanggungjawaban keuangan koperasi secara berkala, kami hadir sebagai solusi untuk anda. Aplikasi yang telah kami buat sudah digunakan oleh beberapa Koperasi di Provinsi Kalteng. Beberapa contoh: Koperasi Isenmulang, Koperasi Banama, Koperasi Arwana, Koperasi Amaliah dan Koperasi Maju Bersama Danau Pantau, Timpah, Kapuas.

Aplikasi yang kami sediakan merupakan aplikasi berbasis desktop dan dapat digunakan dalam jaringan beberapa komputer. Aplikasi akan diinstal di komputer anda dengan lisensi penuh. Kemudian, tim Gratiasoft akan memberi pelatihan selama 3 hari agar para pengguna memahami logika aplikasi yang kami sediakan.

Berminat dengan aplikasi kami, silahkan hubungi:






0 komentar:

Posting Komentar